Pengamanan Kecerdasan Buatan: Akuntabilitas
Etika Kecerdasan Buatan
Joe Franklin
Associate Data Literacy and Essentials Manager, DataCamp
Tentukan pertanggungjawaban
Akuntabilitas:
Penetapan tanggung jawab atas hasil kecerdasan buatan (AI)
Penting dalam pengembangan, implementasi, dan penggunaan kecerdasan buatan (AI)
AI bukanlah "tongkat ajaib" yang menghindari tanggung jawab.
Akuntabilitas sangat penting.
Orang lebih
mempercayai
sistem kecerdasan buatan (AI) ketika ada pertanggungjawaban.
Akuntabilitas memastikan penggunaan yang etis dan mengurangi potensi kerugian.
Akuntabilitas berarti tidak membebaskan manusia dari tanggung jawab.
Paradoks akuntabilitas
Meningkatkan akuntabilitas kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan kepercayaan.
Namun, kepercayaan yang berlebihan terhadap kecerdasan buatan (AI) dapat menyebabkan keputusan yang keliru.
Contoh:
Studi Georgia Tech di mana peserta mengikuti petunjuk robot yang salah.
Kisah Tesla
Kesalahpahaman mengenai kemampuan autopilot di kalangan konsumen
Kritik terhadap kurangnya langkah-langkah pengamanan Tesla
Baik Tesla maupun konsumen sama-sama bertanggung jawab.
Mencapai akuntabilitas
Produser AI:
Mencapai akuntabilitas melibatkan transparansi dan menyelesaikan masalah "Black Box"
Menentukan tanggung jawab adalah hal yang penting.
Pengguna AI:
‘Percaya, tetapi verifikasi’
Produsen dan konsumen keduanya berperan dalam menciptakan kecerdasan buatan yang etis.
Tantangan adalah peluang untuk inovasi
1
Ikon dibuat oleh Eucalyp & Sumitsaengtong dari www.flaticon.com
Tidak ada solusi yang cocok untuk semua.
Akuntabilitas dalam Kecerdasan Buatan (AI) adalah
perjalanan
yang
berkelanjutan
.
Dengan setiap kemajuan kecerdasan buatan (AI), perbincangan
tentang pertanggungjawaban
terus berkembang.
Tidak ada pendekatan yang cocok untuk semua; bervariasi tergantung pada industri.
1
Ikon dibuat oleh Freepik dari www.flaticon.com
Ayo berlatih!
Etika Kecerdasan Buatan
Preparing Video For Download...