Masa Depan Etika Kecerdasan Buatan (AI)
Etika Kecerdasan Buatan
Joe Franklin
Associate Data Literacy and Essentials Manager, DataCamp
Memahami Kondisi Saat Ini
Mengantisipasi Dilema Etika di Masa Depan
Dengan setiap kemajuan kecerdasan buatan (AI), tantangan etika baru muncul.
Pertanyaan muncul mengenai privasi data, potensi bias, dan otonomi pengambilan keputusan.
Persiapan adalah kunci untuk mengatasi dilema etika di masa depan.
Masa depan etika kecerdasan buatan (AI) tidak dapat diprediksi, tetapi pola-pola dari sejarah dapat menjadi panduan bagi kita.
1
Ikon dibuat oleh Freepik dari www.flaticon.com
Sifat Dinamis Etika Kecerdasan Buatan (AI)
Berkembang seiring dengan kemajuan teknologi
Prinsip-prinsip etika harus menyesuaikan diri dengan aplikasi kecerdasan buatan (AI) yang baru dan nilai-nilai masyarakat.
Belajar dari kemajuan dalam keamanan data, privasi, dan etika.
Tetap waspada terhadap tren yang muncul, teknik baru, dan potensi kendala.
1
Ikon dibuat oleh Freepik dari www.flaticon.com
AI Etis yang Dirancang dengan Baik
Kesadaran akan teknologi dan teknik merupakan syarat mutlak.
Etika AI sejak Awal
: Mengintegrasikan Etika sejak Tahap Desain Awal Sistem AI
Pengamanan dalam pengumpulan dan penyimpanan data
Letakkan prinsip-prinsip etika di garis depan proses pengambilan keputusan.
Etika AI dalam Praktik
Sistem Kecerdasan Buatan (AI) di bidang kesehatan:
Pastikan
transparansi
dan
keterjelaskan
untuk
membangun kepercayaan
dalam diagnosis yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI).
Sistem Kecerdasan Buatan (AI) untuk ritel:
Hindari bias
dan pastikan
akuntabilitas
.
Ayo berlatih!
Etika Kecerdasan Buatan
Preparing Video For Download...