Memahami Kecerdasan Buatan
Maarten Van den Broeck
Senior Content Developer at DataCamp


Pembelajaran Mesin: belajar dari data dan mengidentifikasi pola

Pembelajaran Mesin: belajar dari data dan mengidentifikasi pola

Pembelajaran Mesin: belajar dari data dan mengidentifikasi pola

Pembelajaran Mesin: belajar dari data dan mengidentifikasi pola

Pembelajaran Mesin: belajar dari data dan mengidentifikasi pola

Klasifikasi: tetapkan setiap pengamatan data ke dalam kategori (kelas) yang mungkin termasuk di dalamnya.

Klasifikasi: tetapkan setiap pengamatan data ke dalam kategori (kelas) yang mungkin termasuk di dalamnya.
Pembelajaran yang diawasi: Anotasi data (mendapatkan observasi yang diberi label dengan kelas yang sudah diketahui sebelumnya) diperlukan untuk melatih model yang mampu melakukan inferensi.

Regresi: menetapkan setiap pengamatan data output numerik atau label berdasarkan input.

Peramalan deret waktu: memprediksi nilai masa depan dari suatu variabel berdasarkan perilaku masa lalunya.

Pengelompokan: menemukan subkelompok data dengan karakteristik serupa (misalnya algoritma k-means )

Deteksi anomali: mendeteksi observasi data yang tidak normal, misalnya transaksi kartu yang tidak biasa.

Penemuan aturan asosiasi: menemukan kemunculan bersama yang umum dari item dalam data transaksi

Pembelajaran penguatan: belajar melalui pengalaman (mencoba-coba) untuk menguasai tugas yang kompleks.

Model-model yang sangat canggih berbasis deep neural networks: mampu menyelesaikan tugas-tugas yang sangat menantang di mana model-model ML klasik menjadi terbatas.
Belajar dari data seperti yang dilakukan oleh otak manusia.
Membutuhkan banyak data untuk belajar: terkadang jutaan observasi.

Model-model yang sangat canggih berbasis deep neural networks: mampu menyelesaikan tugas-tugas yang sangat menantang di mana model-model ML klasik menjadi terbatas.
Membutuhkan banyak data untuk belajar: terkadang jutaan pengamatan.

Memahami Kecerdasan Buatan