Analisis Deret Waktu di Power BI
Kevin Barlow
Data Analytics Professional

ISO 8601
FORMAT()Contoh tanggal:
var date = January 1st 2022
# US Standard (MM DD YYYY)
var date2 = FORMAT(date, "DD MM YYYY")
# UK Standard
# 1 January 2022
var date3 = FORMAT(date, "YYYY MM DD")
# ISO Standard
# 2022 January 01
Waktu UNIX
Contoh tanggal dan waktu
1 Januari 2022 06.00.00 UTC
1641016800
1 Januari 2022 18.00.00 UTC
1641060000
DATEADD()
Memindahkan sejumlah interval waktu dari tanggal acuan.
DATEADD(<dates>,<number_of_intervals>,<interval>)
Contoh:
DATEADD('date', 30, DAY)
var timestamp_PST =
DATEADD('timestamp_EST', -3, HOUR)
DATEDIFF()
Menghitung jumlah interval waktu antara dua objek tanggal.
DATEDIFF(<Date1>, <Date2>, <Interval>)
Contoh:
DATEDIFF(DATE(2019,2,1),
DATE(2020,4,30),
MONTH)
Result: 14
Deret waktu tidak selalu berinterval tetap; ini bergantung pada cara pengumpulan data. Ini bisa bermasalah:
Gunakan SUMMARIZE() untuk “menghaluskan” data. Dengan mengagregasi, kita tetap mendapat tren meski ada data hilang atau tidak teratur.
Contoh:
SUMMARIZE('<table>',
[group_column(s)],
[new aggregated column(s)])
SUMMARIZE('sales',
sales[Quarter],
sales[Region],
"Total Sales", SUM(sales[revenue]))
Imputasi - strategi berguna saat kita tahu konteks nilai yang hilang; sering dilakukan di Power Query.

Menghapus data - dipakai saat baris/kolom kehilangan banyak nilai; hindari kecuali jelas menguntungkan analisis

Pada latihan berikut, Anda akan melihat dataset Superstore. Dataset ini merepresentasikan data Point of Sale (PoS) untuk lokasi Superstore di seluruh Amerika Serikat. Anda akan memformat tanggal ke format yang benar untuk analisis lanjutan.

Analisis Deret Waktu di Power BI