Kustomisasi dengan pemformatan CSS

Membangun Dashboard dengan shinydashboard

Png Kee Seng

Researcher

Cara menyesuaikan shinydashboard lebih lanjut

  • Tema gelap dapat dicapai dengan memilih skin "black"
  • Bisakah kita mengubah tampilan objek tertentu?
  • Dapat dilakukan dengan kode Cascading Style Sheets (CSS)
  • Berikut ringkasannya tentang CSS
    • Jangan terlalu khawatir soal detailnya
Membangun Dashboard dengan shinydashboard

Pengantar CSS: menambahkan komentar

  • CSS adalah bahasa styling
    • Mengatur tampilan tiap objek
  • Kode CSS terdiri dari kumpulan selector
    • Dengan properti, subproperti, dll.
    • Membentuk kamus yang melacak tampilan tiap fitur
  • Kita akan menyimpan kode CSS sebagai string
    • Gunakan tanda kutip tunggal '...'
  • Komentar dapat dimasukkan ke dalam kode CSS
css_code <- '
/* Ini komentar */
'
Membangun Dashboard dengan shinydashboard

Pengantar CSS: selector

  • Dalam satu blok, ada selector
    • Sesuai dengan fitur tertentu
  • .selector merujuk ke kelas CSS
css_code <- '
/* Ini sebuah selector */
selector {

property1: value1; property2: value2;
} `
css_code <- '
/* Ini kelas selector */
.selector {
  property1: value1;
  property2: value2;
}
`
Membangun Dashboard dengan shinydashboard

Pengantar CSS: kombinasi selector

  • Dua selector .class1 dan .class2 dapat dikombinasikan menjadi .class1 .class2
    • Di dalam .class1, pilih subkelas bernama .class2
  • Spasi sangat penting
    • Jika tidak, kodenya tidak akan berfungsi benar
css_code <- '
.class1 .class2 {
  property1: value1;
  property2: value2;
  property3: value3;
}
`
Membangun Dashboard dengan shinydashboard

Contoh yang lebih konkret

  • Ubah pengaturan font di header shinydashboard
    • Gunakan .main-header .logo
    • Pilih kelas .main-header, lalu cari subkelas .logo
  • Ubah warna latar menjadi hitam
    • Gunakan .skin-blue .main-header .logo
css_code <- '
/* Format teks di header utama */
.main-header .logo {

font-family: "Times New Roman";
font-weight: bold;
font-size: 24px;
} '
css_code <- '
/* Ubah background-color menjadi hitam */
.skin-blue .main-header .logo {

background-color: #000000; } '
Membangun Dashboard dengan shinydashboard

Contoh lengkap

  • .main-header .logo, .skin-blue .main-header .logo
    • .skin-blue .main-header .logo:hover
    • .skin-blue .main-header .navbar
  • Masih banyak kombinasi selector lainnya
css_code <- '
.main-header .logo {
  font-family: "helvetica",  serif, Times, "Times New Roman";
  font-weight: bold;
  font-size: 24px;
}
.skin-blue .main-header .logo {
          background-color: #000000; 
}

.skin-blue .main-header .logo:hover { background-color: blue; }
.skin-blue .main-header .navbar { background-color: #999999; } '
Membangun Dashboard dengan shinydashboard

Menerapkan pemformatan CSS pada shinydashboard

  • Kode CSS sebaiknya dimasukkan ke dalam dashboardBody()

Shinydashboard dengan CSS terformat.

body <- dashboardBody(

tags$head(
tags$style(
HTML(css_code)
)
),
...)
Membangun Dashboard dengan shinydashboard

Ayo berlatih!

Membangun Dashboard dengan shinydashboard

Preparing Video For Download...