Rangkuman dan tantangan akhir
Penerjemahan Mesin dengan Keras
Thushan Ganegedara
Data Scientist and Author
Yang sudah Anda lakukan
Bab 1
Pengenalan arsitektur encoder–decoder
Memahami layer GRU
Bab 2
Membangun encoder
Membangun decoder
Membangun layer prediksi decoder
Yang sudah Anda lakukan
Bab 3
Prapemrosesan data
Melatih model penerjemahan mesin
Menghasilkan terjemahan
Bab 4
Pengenalan teacher forcing
Melatih model dengan teacher forcing
Menghasilkan terjemahan
Menggunakan word embedding untuk penerjemahan mesin
Model penerjemahan mesin
Model 1
Encoder menerima kata Inggris (one-hot) dan menghasilkan context vector
Decoder menerima context vector dan menghasilkan terjemahan
Model 2
Encoder menerima kata Inggris (one-hot) dan menghasilkan context vector
Decoder menerima suatu kata terjemahan (one-hot) dan memprediksi kata berikutnya
Model 3
Mengganti one-hot dengan word vector
Word vector menangkap hubungan semantik antarkata
Performa berbagai model
Perkembangan terbaru dan bacaan lanjutan
Evaluasi model penerjemahan mesin
Skor BLEU (
Papineni dkk., BLEU: a Method for Automatic Evaluation of Machine Translation.
)
Word piece models
Membantu menghindari kata di luar kosakata (
Sennrich dkk., Neural Machine Translation of Rare Words with Subword Units.
)
Model Transformer (
Vaswani dkk., Attention Is All You Need
)
Kinerja terbaik pada banyak tugas NLP termasuk penerjemahan
Arsitektur encoder–decoder, tanpa model berurutan
Penerjemah Google terbaru berbasis Transformer
Semoga sukses!
Penerjemahan Mesin dengan Keras
Preparing Video For Download...