Plain Old Java Objects (POJO)

Tipe Data dan Exception di Java

Jim White

Java Developer

Tinjauan tipe data dan penanganan pengecualian

  • Bab 1
    • Plain old (atau ordinary) Java objects
    • Kelas pembungkus (wrapper)
    • Menggunakan package
  • Bab 2
    • Collections Framework
  • Bab 3
    • Pengecualian (Exception) dan penanganannya

Bagaimana Java menangani data, masalah, dan error? Itulah topik kursus ini.

1 Foto oleh Mika Baumeister di Unsplash
Tipe Data dan Exception di Java

Objek Java sebagai struktur data

  • Objek Java menyimpan dan mengatur data.
    • Dibuat dari kelas kustom
  • Menyimpan data dalam field
    • Bertindak seperti "koper" data aplikasi
  • Disebut POJO
    • Plain ordinary Java object
    • Atau Plain old Java object
  • Objek Java sederhana menampung dan memindahkan data
    • Mengikuti beberapa aturan
    • Tidak memiliki logika

Objek Java, atau POJO, bertindak seperti koper untuk menampung dan memindahkan data dalam aplikasi.

1 Foto oleh Caroline Selfors di Unsplash
Tipe Data dan Exception di Java

Getter dan setter

  • Getter dan Setter bersifat public
    • Field bersifat private
  • Getter dan Setter melindungi data dalam POJO
    • Mendorong enkapsulasi data
  • Menyembunyikan detail implementasi field dasar
Tipe Data dan Exception di Java

Pedoman kelas POJO

  • Kelas POJO harus:
    • Bersifat public
    • Memiliki getter/setter public untuk semua field
      • Field harus private
    • Memiliki konstruktor default (tanpa argumen)

Kelas POJO harus mengikuti aturan ini

1 Foto oleh Anastasiya Badun di Unsplash
Tipe Data dan Exception di Java

Larangan untuk POJO

  • Kelas POJO tidak boleh:
    • Terikat pada framework
    • Mewarisi kelas lain
    • Mengimplementasikan antarmuka apa pun
      • Kecuali Serializable pada beberapa kasus
    • Berisi logika bisnis
  • Aturan ini kadang dilonggarkan
    • Usahakan POJO tetap sederhana

Kelas POJO tidak boleh memiliki sifat-sifat ini

1 Foto oleh Anastasiya Badun di Unsplash
Tipe Data dan Exception di Java

Getter

  • Penamaan metode getter
    • Diawali "get" (getter boolean diawali "is")
    • Diakhiri nama field
    • Lower camel case
    • Contoh: get + make = getMake
  • Tidak menerima parameter
  • Mengembalikan nilai field
  • Getter dapat menyembunyikan detail implementasi field
    private String make;

    public String getMake() {
        return make;
    }
    private short on;

    public boolean isOn() {
      if (on == 0) {
        return false;
      } else {
        return true;
      }
    }
Tipe Data dan Exception di Java

Setter

  • Penamaan metode setter
    • Diawali "set", diakhiri nama field
    • Lower camel case
    • Contoh: set + make = setMake
  • Menerima satu parameter - nilai baru field
    • Gunakan this untuk membedakan field dari parameter
  • Mengembalikan void (tidak ada nilai)
  • Dapat memeriksa keabsahan data
    private String make;

    public void setMake(String make) {
        this.make = make;
    }
    private int age;

    public void setAge(int age) {
      if ((age >= 0) && (age <= 120)) {
        this.age = age;
      }
    }
Tipe Data dan Exception di Java

Contoh POJO

  • Kelas public
  • Field private
  • Getter/setter public
    • Getter mengembalikan nilai field
    • Setter menetapkan nilai field
  • Konstruktor default / tanpa argumen
public class Car {   // Kelas POJO bersifat public
    private String model;  // Field bersifat private
    private int year;

    // Konstruktor default tanpa argumen

    // Getter public untuk mengakses data POJO
    public String getModel() {
        return model;
    }
    public int getYear() {
        return year;
    }
    // Setter public untuk menetapkan field POJO
    public void setModel(String model) {
        this.model = model;
    }
    public void setYear(int year) {
        this.year = year;
    }
}
Tipe Data dan Exception di Java

Ayo berlatih!

Tipe Data dan Exception di Java

Preparing Video For Download...